Kode Iklan DFP 6 Ritual Unik 'Hormati' M4yat yang Bikin Merinding: B4ngk4inya Dimakan hingga Tulangnya Dimasak Sup | NEWS VIRAL
Kode Iklan 400x460
Kode iklan In feed above/responsive

6 Ritual Unik 'Hormati' M4yat yang Bikin Merinding: B4ngk4inya Dimakan hingga Tulangnya Dimasak Sup

Kode Iklan 336x280
Kode Iklan In Artikel
HPK taruh disini

Setiap negara dan suku memiliki ritual tertentu untuk memperingati sebuah perayaan.
Tak jarang, ritual tersebut membuat banyak orang terheran-heran.
Termasuk ritual mengenai upacara kematian dan mayat.
Umumnya, kita mengenal, setiap mereka yang meninggal akan dikubur atau dikremasi hingga diawetkan jadi mumi.
Namun lain halnya dengan beberapa ritual di bawah ini.
Mereka punya tradisi sendiri sebagai bentuk penghormatan pada mereka yang sudah meninggal.
Mana sajakah mereka, simak hasil rangkuman TribunTravel.com dari berbagai sumber di bawah ini.

1. Suku Yanomami, Venezuela


Warga suku Yanomami di Venezuela percaya, setiap mereka yang meninggal akan gentayangan dan tak bahagia jika tak segera dikremasi.

Oleh karena itu, mereka akan membakar jasad lantas abu dan bubuk dari tulang belulang itu digunakan untuk membuat sup.

Sup itu akan disuguhkan untuk disantap mereka yang masih hidup.

Selain agar jiwa yang sudah meninggal bisa tenang, ritual ini merupakan simbol cinta dan semangat mereka akan terus ada.

2. 'Dihidupkan' Lagi


Pada sebuah pemakaman, biasanya jenazah dikafani atau dimasukkan dalam peti jenazah untuk selanjutnya dikuburkan.

Namun, pemakaman ini justru memberi kesempatan pada jenazah untuk mendapatkan pemakaman yang berbeda, tetapi tidak masuk dalam peti jenazah.

Mereka akan 'dihidupkan' lagi dan diposisikan dengan benda kesukaan saat mereka masih hidup.

Satu di antaranya musisi jazz Lionel Batiste.

Batiste tidak ingin orang-orang menunduk menatapnya.


Jadi dia diposisikan berdiri, bersandar pada tiang lampu, memegang tongkat, topi naik di satu sisi saat bertugas.

Atau David Morales, yang sangat mencintai motor dibalsem duduk di Honda kesayangannya.


3. Suku Aghori, India


Suku Aghori Sadhus yang dikenal memiliki gaya hidup mengerikan dan misterius.

Mereka selalu melibatkan mayat-mayat manusia dalam setiap ajaran dan praktiknya.

Satu di antaranya praktik kanibalisme, di mana mereka gemar makan bangkai manusia di pemakaman dan mengonsumsinya langsung.

Hal ini diyakini karena memakan mayat manusia bisa memberikan mereka kekuatan dan membawanya lebih dekat dengan Dewa Siwa.

Suku Aghoris juga sangat percaya abu orang mati dapat melindungi mereka dari segala bentuk bencana dan energi negatif lainnya.

Bahkan, abu orang mati dianggap bisa memberikan kekuatan gaib yang membuat mereka bisa berbicara dengan orang yang sudah meninggal.

4. Suku Toraja, Indonesia


Tana Toraja memang memiliki adat istiadat serta ritual unik mengenai kematian.

Satu di antaranya ritual Ma'nene, yaitu menggantikan pakaian jasad yang telah disemayamkan dalam peti mati.

Ritual ini diawali dengan membersihkan jasad leluhur yang sudah berusia ratusan tahun, kemudian melepas pakaian lama dan diganti dengan pakaian baru.

Badan mayat dibersihkan dengan menggunakan kuas.

Setelah itu, jenazah dipakaikan baju baru, mayat pria memakai jas lengkap dengan setelan dasi hingga kacamata.

Sebelumnya, tetua adat akan membacakan doa dalam bahasa Toraja kuno sebelum membuka pintu kuburan.

Prosesi mengganti pakaian jasad membutuhkan waktu sekitar 30 menit dilanjutkan makan bersama.

Masih seputar ritual, tepatnya di Pangala Toraja Utara, sebelum jasad dikuburkan kembali, masyarakat boleh berfoto.

Bukannya takut, mereka malah senang dapat selfie-groufie dengan mayat itu.

5. Suku Malagasi, Madagaskar


itual Famadhina yang dilakukan untuk menghormati orang yang sudah meninggal di negara ini malah jadi tontonan para turis.

Pasalnya, warga suku ini akan berpesta dan menari-nari dengan iringan musik di sekitar jasad dengan suasana lebih mirip pasar.

Sebelumnya, kuburan orang itu akan digali dan diambil tulangnya, diikat menggunakan tali lantas dibungkus menggunakan kain sutra.

Mayat diangkat oleh beberapa orang dan diajak berdanasa dengan alunan lagu yang ceria.

Bagi suku Malagasi, ritual ini merupakan perwujudan kasih sayang mereka terhadap leluhur dan dilakukan setiap tujuh tahun.

6. China


Di China banyak sekali kasus orang-orang yang mencuri mayat untuk dijual kepada keluarga yang ingn menikahi anaknya.

Jadi, anak dari keluarga yang belum menikah, dinikahi dengan mayat.

Anehnya lagi, mayat-mayat itu diperjualbelikan secara gelap dengan harga yang sangat tinggi.

Source
Kode Iklan 300x250
close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
Kode Iklan DFP2
Kode Iklan DFP2